Hidup satu arah itu terlihat hitam putih. Terlalu kelabu menyerupai semu. Kamu dan mereka sengaja menambahkan merah di dalamnya hingga kini hidup berputar tanpa arah. Mendapati jiwa yg tak pernah kuat ditopang raga dengan wajah merona dibalut hina. Siapa peduli.
No comments:
Post a Comment